Jumat, 12 Juni 2026

Sering Dianggap Sepele, Ini Mitos atau Fakta Mengejutkan soal Keramas

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Rabu, 1 April 2026 | 23:04 WIB
Sering Dianggap Sepele, Ini Mitos atau Fakta Mengejutkan soal Keramas. (KlikSoloNews/dok AI)
Sering Dianggap Sepele, Ini Mitos atau Fakta Mengejutkan soal Keramas. (KlikSoloNews/dok AI)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Keramas atau mencuci rambut merupakan bagian penting dari rutinitas kebersihan sehari-hari. Namun, masih banyak perdebatan seputar frekuensi ideal keramas.


Apakah keramas setiap hari baik untuk rambut, atau justru merusaknya? Simak penjelasan berikut untuk membedakan mana mitos dan mana fakta.



Mitos: Keramas Setiap Hari Bikin Rambut Rontok


Banyak orang percaya bahwa terlalu sering keramas dapat menyebabkan rambut rontok. Faktanya, rambut rontok adalah proses alami dalam siklus pertumbuhan rambut. Setiap orang bisa kehilangan 50–100 helai rambut per hari.


Keramas tidak menyebabkan kerontokan, melainkan hanya membantu melepaskan rambut yang memang sudah siap rontok. Jadi, jika Anda melihat banyak rambut saat keramas, itu bukan berarti sampo menjadi penyebabnya.



Fakta: Keramas Terlalu Sering Bisa Membuat Rambut Kering


Keramas setiap hari memang tidak selalu berbahaya, tetapi bisa berdampak pada kondisi rambut tertentu. Sampo berfungsi mengangkat minyak alami (sebum) dari kulit kepala. Jika dilakukan terlalu sering, rambut bisa kehilangan kelembapan alaminya dan menjadi kering, kusam, bahkan mudah patah.


Terutama bagi pemilik rambut kering atau rusak, keramas setiap hari tidak disarankan.



Mitos: Rambut Berminyak Harus Selalu Dicuci Setiap Hari


Banyak yang mengira rambut berminyak harus selalu dicuci setiap hari. Padahal, terlalu sering keramas justru bisa memicu produksi minyak berlebih sebagai respons kulit kepala yang “kehilangan” minyak alami.


Solusinya adalah menyesuaikan frekuensi keramas, misalnya 2–3 kali seminggu, atau menggunakan sampo khusus rambut berminyak.



Fakta: Frekuensi Keramas Tergantung Jenis Rambut


Tidak ada aturan baku soal seberapa sering harus keramas. Semua tergantung pada jenis rambut dan aktivitas harian Anda:




  • Rambut berminyak: bisa keramas setiap 1–2 hari

  • Rambut normal: 2–3 kali seminggu

  • Rambut kering atau keriting: cukup 1–2 kali seminggu

  • Sering olahraga atau berkeringat: bisa lebih sering sesuai kebutuhan


Mitos: Tidak Keramas Lama Bikin Rambut Lebih Sehat


Tren “no shampoo” atau jarang keramas sempat populer. Namun, jika dilakukan berlebihan, justru bisa menyebabkan penumpukan kotoran, minyak, dan sel kulit mati di kulit kepala. Hal ini bisa memicu ketombe dan bau tidak sedap.




-
Sering Dianggap Sepele, Ini Mitos atau Fakta Mengejutkan soal Keramas. (KlikSoloNews/dok)

Tips Keramas yang Benar


Agar rambut tetap sehat, berikut beberapa tips keramas yang bisa diterapkan:




  • Gunakan sampo sesuai jenis rambut

  • Jangan terlalu sering atau terlalu jarang keramas

  • Gunakan air hangat, bukan air panas

  • Hindari menggosok rambut terlalu kasar

  • Gunakan kondisioner untuk menjaga kelembapan


Keramas setiap hari bukan sepenuhnya salah, tetapi juga tidak selalu diperlukan. Kuncinya adalah menyesuaikan frekuensi dengan kondisi rambut dan kulit kepala Anda. Dengan perawatan yang tepat, rambut akan tetap sehat, bersih, dan terawat. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X