Jumat, 12 Juni 2026

Viral! Menu MBG Anak PAUD di Depok Sajikan Lalapan Timun Sebonggol, Orang Tua Murid Protes Keras

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Kamis, 5 Maret 2026 | 10:30 WIB
Viral! Menu MBG Anak PAUD di Depok Sajikan Lalapan Timun Sebonggol, Orang Tua Murid Protes Keras. (KlikSoloNews/dok)
Viral! Menu MBG Anak PAUD di Depok Sajikan Lalapan Timun Sebonggol, Orang Tua Murid Protes Keras. (KlikSoloNews/dok)

DEPOK, KLIKSOLONEWS.COM - Program Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik.

Kali ini, sejumlah orang tua murid Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Depok mengungkapkan kekecewaan mereka terkait menu makanan yang diterima anak-anak pada Rabu (4/3/2026).

Keluhan tersebut mencuat setelah unggahan akun Instagram @depokviral.co memperlihatkan foto kotak makan yang dinilai jauh dari standar menu bergizi.

Dalam unggahan itu terlihat isi makanan yang sangat minim, bahkan didominasi potongan timun mentah yang dijadikan lalapan.

Salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya menyampaikan protes keras terhadap menu tersebut. Ia menilai makanan tersebut tidak sesuai untuk anak usia PAUD maupun TK.

“Anak PAUD masa disuruh ngelalap timun? Begimana sih ini? Masa MBG isinya cuma timun begitu, ini SPPG-nya kerjanya gimana?” tulis salah satu komentar orang tua yang viral di media sosial.

Kekecewaan para orang tua muncul karena program MBG seharusnya menyediakan asupan nutrisi yang cukup untuk menunjang tumbuh kembang anak.

Para wali murid berharap menu yang diberikan kepada anak-anak mengandung protein dan gizi seimbang, seperti telur, ayam, atau sumber protein lainnya.

“Kami sebagai orang tua berharap anak-anak dapat asupan protein seperti telur atau ayam, bukan cuma sayuran mentah yang belum tentu anak-anak mau makan,” ujar wali murid lainnya.

Menu yang dianggap tidak sesuai ini juga memunculkan pertanyaan mengenai kualitas pengolahan makanan di dapur Satuan Pelayanan Pemakanan Gratis (SPPG) serta pengawasan terhadap vendor penyedia makanan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan Kota Depok maupun pengelola SPPG setempat belum memberikan keterangan resmi terkait menu yang viral tersebut.

Unggahan tersebut telah dibanjiri ratusan komentar netizen yang mendesak pemerintah melakukan evaluasi terhadap vendor penyedia makanan agar kualitas menu dalam program MBG benar-benar sesuai dengan tujuan awal, yakni meningkatkan gizi anak-anak sekolah.

Kasus ini sekaligus menambah daftar keluhan masyarakat terkait implementasi program makan gratis di sejumlah daerah, yang dinilai masih membutuhkan pengawasan ketat dan transparansi agar manfaatnya benar-benar dirasakan para siswa. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X