JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria bertato mengaku sebagai anak polisi usai diduga menabrak mobil seorang wanita viral di media sosial, Jumat (27/2/2026).
Dalam video yang beredar, pria tersebut tampak marah dan tidak merasa bersalah setelah insiden tabrakan. Ia bahkan disebut meminta SIM korban sambil mengklaim dirinya merupakan anak aparat kepolisian.
Berdasarkan keterangan yang dituliskan dalam video, peristiwa bermula saat kondisi lalu lintas sedang macet di lampu merah. Pengunggah menyebut dirinya berada di jalur tengah dan dalam posisi berhenti menunggu lampu hijau.
Sementara itu, kendaraan dari jalur kiri disebut sudah mendapat lampu hijau dan mulai berjalan. Ia mengklaim mobilnya tidak menghalangi jalur lain.
“Posisi saya diam nunggu lampu hijau. Dia bilang saya nyandang (menghalangi), padahal mobil lain seperti Xpander dan Avanza bisa lewat,” tulisnya.
Menurutnya, kendaraan lawan justru melaju terlalu mepet ke kanan hingga menyerempet kaca spion mobilnya. Tak lama kemudian, mobilnya kembali ditabrak hingga bagian pintu mengalami penyok, bahkan disebut terjadi dua kali benturan.
Ngaku Anak Polisi dan Minta SIM
Setelah insiden tersebut, pengunggah mengaku turun dari mobil. Namun, pria bertato itu disebut berteriak-teriak dan mengaku sebagai anak polisi.
“Apa hubungannya? Dia malah minta SIM saya,” tulisnya lagi.
Korban mengaku memilih pergi dan tidak menuntut ganti rugi karena enggan memperpanjang masalah. Namun, pria tersebut disebut justru mengejar dari belakang dan melontarkan kata-kata kasar.
Dalam lanjutan keterangannya, pengunggah juga menyebut pria itu sempat berteriak membawa-bawa identitas daerah kendaraan.
“Mobil luar Jawa berani-beraninya sama asli Bali,” tulisnya.
Ia mengaku sempat mengikuti arahan pria tersebut hingga ke ujung Jalan Buluh Indah, namun yang bersangkutan tidak berhenti dan kembali mencarinya.
Video tersebut langsung menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak yang menyayangkan sikap pria tersebut, terlebih karena membawa-bawa nama institusi.
“Pria bertato anak polisi beraninya sama cewek,” tulis salah satu netizen.
“Ngaku anak polisi itu bukan flexing, tapi membuka aib,” komentar lainnya.
“Ajak aja ke kantor polisi, masih berani ngaku ‘saya anak polisi gak?’,” sahut warganet lain.
Hingga kini belum diketahui secara pasti lokasi dan waktu kejadian tersebut. Belum ada pula keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait video viral tersebut.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak mudah terpancing emosi di jalan raya, serta menyelesaikan persoalan lalu lintas melalui jalur hukum yang berlaku.(ks01)