Jumat, 12 Juni 2026

5 Sayuran yang Sebaiknya Dihindari Penderita Gangguan Ginjal, Nomor 3 Sering Terlewat

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Selasa, 14 Oktober 2025 | 11:30 WIB
5 Sayuran yang Sebaiknya Dihindari Penderita Gangguan Ginjal, Nomor 3 Sering Terlewat. (KlikSoloNews/dok AI)
5 Sayuran yang Sebaiknya Dihindari Penderita Gangguan Ginjal, Nomor 3 Sering Terlewat. (KlikSoloNews/dok AI)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Penderita gangguan ginjal perlu memperhatikan pola makan dengan ketat, termasuk dalam memilih sayuran. Meskipun sayur dan buah dikenal sehat, tidak semua aman bagi penderita ginjal, terutama yang mengandung kalium tinggi.

Menurut GoodRX, kalium merupakan elektrolit penting untuk tubuh. Namun jika ginjal tidak berfungsi optimal, kalium dapat menumpuk dalam darah dan menimbulkan masalah serius, termasuk gangguan irama jantung. Kondisi ini disebut hiperkalemia, yang bisa berakibat fatal bila tidak dikendalikan.

Berikut beberapa jenis sayuran yang sebaiknya dibatasi atau dihindari oleh penderita gangguan ginjal:

1. Kentang dan Ubi Jalar

Kentang dan ubi jalar kaya pati dan kalium tinggi. Satu kentang panggang ukuran sedang (156 gram) mengandung sekitar 610 mg kalium, sementara ubi jalar panggang (114 gram) mengandung sekitar 542 mg. Meski direbus atau direndam, kandungan kalium tetap tinggi, sehingga perlu dibatasi.

2. Tomat

Tomat, terutama dalam bentuk saus, juga tinggi kalium. Satu cangkir saus tomat (245 gram) bisa mengandung hingga 728 mg kalium. Penderita ginjal bisa menggantinya dengan saus rendah kalium, seperti saus paprika merah panggang, agar rasa masakan tetap lezat namun aman.

3. Bayam dan Sayuran Berdaun Hijau Gelap

Bayam, swiss chard, dan daun bit mengandung kalium 136-290 mg per cangkir (30-38 gram). Meski volumenya berkurang saat dimasak, kadar kalium tetap tinggi. Sayuran berdaun hijau juga mengandung oksalat yang dapat meningkatkan risiko batu ginjal. Konsumsi sebaiknya dalam porsi terbatas dan mentah jika memungkinkan.

4. Artichoke

Artichoke mengandung sekitar 340 mg kalium per cangkir (kalengan). Penderita ginjal tetap bisa mengonsumsinya, namun dengan porsi terbatas, misalnya setengah artichoke rebus, dan dikombinasikan dengan makanan rendah kalium seperti nasi atau pasta.

5. Kelembak Merah (Rhubarb)

Rhubarb kaya akan kalsium oksalat, terutama di daun dan batang. Kandungan ini dapat menyebabkan hiperoksaluria, meningkatkan risiko batu ginjal dan gagal ginjal. Penderita ginjal sebaiknya menghindari sayuran ini sama sekali.

Selalu konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengubah pola makan. Dengan memilih sayuran yang tepat, penderita ginjal tetap bisa menjaga kesehatan tanpa membahayakan fungsi ginjal.(ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X