Jumat, 12 Juni 2026

Waspadai Fenomena Holiday Blues saat Libur Lebaran, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Photo Author
Administrator, KlikSoloNews.com
- Minggu, 30 Maret 2025 | 10:49 WIB
Ilustrasi holiday blues yang sering datang usai masa liburan berakhir. (Foto: Freepik)
Ilustrasi holiday blues yang sering datang usai masa liburan berakhir. (Foto: Freepik)

KLIKSOLONEWS.COM – Libur Lebaran seharusnya menjadi momen penuh kebahagiaan dan kehangatan bersama keluarga. Namun, bagi sebagian orang, justru muncul perasaan sedih, cemas, atau kehilangan yang dikenal sebagai holiday blues.

Kondisi ini sering dialami oleh mereka yang merindukan keluarga jauh, merasa kesepian, atau justru tertekan dengan ekspektasi sosial selama liburan.

Fenomena holiday blues dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari tekanan dalam mempersiapkan liburan, ketidakhadiran orang-orang terkasih, hingga berakhirnya momen liburan yang menyisakan kekosongan. Perubahan rutinitas selama liburan juga dapat memengaruhi kesejahteraan emosional seseorang.

Psikolog klinis dari Universitas Indonesia, Dr. Andini Putri, mengungkapkan bahwa holiday blues sering kali tidak disadari oleh penderitanya.

“Banyak orang merasa seharusnya bahagia saat liburan, tetapi ketika kenyataan tidak sesuai harapan, muncul perasaan murung dan cemas. Hal ini normal, namun perlu dikelola agar tidak berlarut-larut,” ujarnya dilansir dari laman jejaring SOCLyfe.com.

Untuk mengatasi holiday blues, penting bagi seseorang untuk tetap aktif dan memiliki rencana selama liburan. Bertemu dengan teman dan keluarga bisa menjadi salah satu cara efektif untuk mengurangi perasaan kesepian.

Melakukan aktivitas yang menyenangkan seperti berolahraga, menonton film, atau mengunjungi tempat baru dapat membantu mengalihkan perhatian dari perasaan negatif.

Bagi mereka yang lebih menikmati waktu sendiri, melakukan meditasi atau yoga juga dapat menjadi pilihan untuk menenangkan pikiran. Selain itu, menetapkan tujuan kecil selama liburan, seperti menyelesaikan buku atau mencoba hobi baru, bisa memberikan rasa pencapaian dan kepuasan pribadi.

Jika perasaan sedih atau kecemasan terus berlanjut hingga mengganggu keseharian, sebaiknya mencari dukungan dari keluarga, teman, atau profesional kesehatan mental.

Kesadaran akan holiday blues dan cara mengatasinya dapat membantu seseorang menjalani libur Lebaran dengan lebih tenang dan bermakna, tanpa terbebani oleh ekspektasi sosial yang berlebihan. (KS06)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X