SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Polresta Surakarta akan menerapkan pengamanan ketat pada pertandingan pekan ke-21 Super League 2025/2026 antara Persis Solo menghadapi Madura United di Stadion Manahan, Jumat (13/2/2026) pukul 15.30 WIB.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk evaluasi pascainsiden penyalaan flare saat laga kandang Persis menjamu Persita Tangerang yang berujung sanksi denda dari operator liga.
Kapolresta Surakarta melalui Kabag Ops Polresta Surakarta, Kompol Wahyu Nugroho, menjelaskan bahwa pola pengamanan secara umum masih sama seperti laga sebelumnya. Namun, ada penebalan personel di sejumlah titik krusial, khususnya di pintu masuk stadion.
“Secara prinsip pola pengamanan sama, tetapi kami melakukan penebalan personel di 12 gate pemeriksaan. Pada laga sebelumnya, personel di pintu masuk masih terbatas, sehingga kali ini kami perkuat,” ujar Wahyu, Kamis (12/2/2026).
Dalam pengamanan kali ini, Polresta Surakarta turut melibatkan satuan Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) serta menambah jumlah Polisi Wanita (Polwan).
Penambahan Polwan dilakukan setelah evaluasi menunjukkan pemeriksaan terhadap penonton perempuan pada laga sebelumnya belum maksimal.
“Pengecekan terhadap penonton perempuan pada laga lalu masih kurang maksimal karena keterbatasan Polwan. Untuk pertandingan besok, kami tambah Polwan sebagai perkuatan khusus pemeriksaan penonton perempuan,” jelasnya.
Dari hasil evaluasi, aparat menemukan sejumlah flare berhasil masuk ke stadion karena dibawa penonton perempuan. Hal tersebut menjadi perhatian serius untuk pengamanan kali ini.
“Beberapa flare kemarin bisa masuk karena dibawa penonton perempuan. Ini menjadi catatan penting bagi kami agar pemeriksaan dilakukan lebih ketat dan menyeluruh, termasuk KTP Jatim tidak masuk stadion,” tegas Wahyu.
Sterilisasi Stadion dan Unit K9 Diterjunkan
Selain pemeriksaan di 12 gate, sterilisasi Stadion Manahan juga akan dilakukan dua jam sebelum kick-off. Seluruh area stadion akan diperiksa menggunakan metal detector dan Unit K9 untuk memastikan tidak ada barang terlarang.
“Sterilisasi venue dilakukan dua jam sebelum kick-off. Setiap sudut stadion akan dicek menggunakan metal detector, dan kami juga menerjunkan Unit K9 untuk penyisiran,” ungkapnya.
Pengawasan selama pertandingan berlangsung juga diperketat. Seluruh personel diminta tetap berada di pos masing-masing hingga laga benar-benar selesai.
“Kami tekankan tidak ada personel yang meninggalkan pos sebelum pertandingan selesai. Kami mengantisipasi adanya penonton susulan yang masuk di menit-menit akhir,” katanya.
Untuk pengamanan laga Persis Solo vs Madura United, Polresta Surakarta mengerahkan total 478 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait.
“Total personel yang kami siapkan sebanyak 478 orang. Kami juga menyiagakan tim taktis Brimob sebagai backup jika terjadi situasi darurat,” jelas Kompol Wahyu.
Di akhir keterangannya, Kompol Wahyu mengimbau seluruh suporter dan penonton agar mematuhi aturan yang berlaku serta menjaga ketertiban selama pertandingan.
Ia menegaskan bahwa setiap pelanggaran tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga bisa merugikan manajemen Persis Solo karena berpotensi memicu sanksi yang lebih berat.
“Kami mengimbau suporter menjaga ketertiban. Pelanggaran tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga manajemen tim. Sanksi bisa semakin berat,” tegasnya.
Bahkan, jika pelanggaran kembali terjadi, operator liga tidak menutup kemungkinan menjatuhkan sanksi pertandingan tanpa penonton.
“Mari kita jaga bersama agar pertandingan berjalan aman, nyaman, dan kondusif,” pungkasnya. (ks01)