olahraga

Jakarta Pertamina Enduro ke Grand Final Proliga 2026, Siap Hadapi Gresik Phonska Plus

KS1
Sabtu, 18 April 2026 | 00:15 WIB
Jakarta Pertamina Enduro ke Grand Final Proliga 2026, Siap Hadapi Gresik Phonska Plus. (KlikSoloNews/dok Proliga)

SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COMJakarta Pertamina Enduro memastikan tiket ke Grand Final Proliga 2026 setelah tampil dominan mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan dengan skor telak 3-0 (25-16, 25-14, 25-16) pada lanjutan Final Four di GOR Jatidiri Semarang, Jumat (17/4/2026) malam.


Kemenangan ini membuat JPE menyusul Phonska Plus yang lebih dulu mengamankan tempat di partai puncak. Performa impresif tim asuhan Bullent Karsioglu menunjukkan kesiapan mereka menghadapi laga final.


Sejak set pertama, JPE langsung tampil agresif dengan menurunkan skuad terbaiknya. Kombinasi Megawati Hangestri, Tisya Amallya, Wilma Salas, hingga Irina Voronkova mampu menekan pertahanan Popsivo.


JPE sempat unggul jauh 10-4 sebelum Popsivo memperkecil jarak menjadi 14-12. Namun, time-out yang diambil Bullent Karsioglu terbukti efektif mengembalikan ritme permainan. JPE menutup set pertama dengan skor 25-16.


Memasuki set kedua, dominasi JPE semakin tak terbendung. Mereka langsung tancap gas dengan keunggulan 5-0 dan terus menjaga jarak poin hingga 15-7.


Pertahanan solid yang dikomandoi Shindy Saskia membuat serangan Popsivo, termasuk dari Malwina Smarzek, sulit berkembang. Set kedua ditutup dengan skor meyakinkan 25-14.


Unggul dua set membuat JPE bermain lebih lepas di set ketiga. Sebaliknya, mental Popsivo terlihat menurun. Megawati kembali menjadi andalan lewat spike keras yang sulit dibendung.


JPE unggul cepat 8-3 dan terus mendominasi hingga pertengahan set dengan skor 15-8. Meski Megawati sempat ditarik keluar, serangan tetap tajam melalui Wilma Salas dan Irina Voronkova. Set ketiga ditutup dengan skor 25-16, sekaligus memastikan kemenangan sempurna 3-0.


Pelatih JPE, Bullent Karsioglu, mengakui kondisi cuaca panas memengaruhi ritme permainan timnya.


“Permainan sedikit lambat karena cuaca panas, pemain banyak berkeringat. Semoga di Grand Final nanti kondisi lebih baik sehingga kami bisa menyusun strategi berbeda,” ujarnya.


Sementara itu, pelatih Popsivo, Darko Dobreskov, mengaku kecewa dengan performa timnya yang dinilai jauh dari standar.


“Ini bukan penampilan kami yang sebenarnya. Para pemain tampil sangat buruk,” katanya.


Dengan hasil ini, Grand Final Proliga 2026 sektor putri akan mempertemukan Jakarta Pertamina Enduro melawan Phonska Plus dalam duel yang diprediksi berlangsung sengit.(KS01)

Tags

Terkini