SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM – Langkah Jawa Tengah bersama Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional XXIII 2032 semakin solid.
Dukungan politik dan teknis terus menguat, terutama dari DPRD Jawa Tengah dan jajaran olahraga daerah.
Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto, menegaskan pihaknya siap mengawal penuh proses pencalonan tersebut.
“Kami di DPRD tentu mendukung penuh pencalonan Jateng bersama DIY sebagai tuan rumah PON 2032. Ini bukan hanya soal olahraga, tapi juga peluang besar untuk mendorong ekonomi daerah,” ujar Sumanto, Selasa (25/3/2026).
Kesiapan fasilitas olahraga menjadi salah satu faktor yang membuat Jawa Tengah optimistis. Sejumlah venue bertaraf nasional dinilai telah siap digunakan, meski masih memerlukan penyempurnaan di beberapa bagian.
“Secara umum venue kita sudah siap. Kalau pun ada kekurangan, hanya perbaikan kecil agar sesuai standar nasional,” jelas Sumanto.
Ia juga menyinggung sejarah panjang Jawa Tengah dalam dunia olahraga nasional. PON pertama pada 1948 digelar di Stadion Sriwedari, yang hingga kini masih menjadi simbol awal perjalanan olahraga Indonesia.
“Sudah lama Jateng tidak menjadi tuan rumah. Ini momentum yang tepat untuk kembali menunjukkan kemampuan kita,” tambahnya.
Sebagai bentuk keseriusan, DPRD Jawa Tengah telah menandatangani surat pernyataan dukungan. Isi komitmen tersebut mencakup kesiapan sarana prasarana, penyediaan venue, hingga jaminan keamanan selama pelaksanaan.
“Kami berkomitmen mendukung penyelenggaraan PON secara profesional, transparan, dan akuntabel. Semua akan dilakukan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Sumanto.
Selain itu, DPRD juga memastikan dukungan anggaran akan disiapkan melalui mekanisme yang sah sesuai peraturan perundang-undangan.
KONI Jateng Kejar Target Administrasi
Di sisi lain, KONI Jawa Tengah terus bergerak cepat menyelesaikan dokumen pencalonan.
Ketua Umum KONI Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko, menyebut pihaknya kini fokus mengejar tenggat waktu.
“Setelah Lebaran, kami langsung tancap gas melengkapi seluruh dokumen. Target kami sebelum 1 April semua berkas sudah lengkap,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk memastikan tidak ada persyaratan yang terlewat.
Selain DPRD, dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Gubernur Ahmad Luthfi turut memperkuat langkah pencalonan melalui dukungan administratif.
Pertemuan antara KONI Jateng dan gubernur dilakukan untuk melengkapi dokumen penting, termasuk penandatanganan berkas pencalonan.
“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi agar seluruh dokumen bisa terpenuhi sesuai ketentuan,” kata Sujarwanto.
Dengan kesiapan venue, dukungan lintas lembaga, serta percepatan administrasi, Jawa Tengah dan DIY dinilai memiliki peluang besar dalam proses bidding tuan rumah PON XXIII 2032.
Selain menjadi ajang prestasi olahraga, penyelenggaraan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah secara berkelanjutan. (KS01)