BANDUNG, KLIKSOLONEWS.COM – Kesatria Bengawan Solo harus mengakui keunggulan Satria Muda Pertamina Bandung usai kalah telak 64-96 dalam laga yang digelar di Bandung Arena, Sabtu (14/2/2026), malam.
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi tim yang bermarkas di Sritex Arena tersebut setelah sempat tampil kompetitif pada paruh pertama pertandingan.
Pemain Kesatria Bengawan Solo, Abraham Wenas, menilai timnya sebenarnya mampu bermain baik di first half. Namun selepas turun minum, ritme permainan berubah drastis.
“Kami sebetulnya sudah bermain baik di first half. Namun, kami kehilangan momentum lagi dan tidak bisa merebutnya kembali,” ujar Abraham.
Memasuki kuarter ketiga, Satria Muda tampil lebih agresif baik dalam transisi serangan maupun pertahanan. Situasi tersebut membuat Kesatria kesulitan mengembangkan permainan dan tertinggal cukup jauh hingga akhir laga.
Evaluasi Anthony Garbelotto
Tim asuhan Anthony Garbelotto itu dinilai kehilangan konsistensi, terutama dalam menjaga intensitas permainan. Abraham menyebut ada sejumlah hal yang perlu segera dibenahi.
Selain konsistensi, chemistry antar pemain menjadi perhatian utama. Menurutnya, kekompakan dan pemahaman satu sama lain di lapangan sangat berpengaruh terhadap stabilitas permainan tim.
“Dari sisi pemain, mungkin kami perlu memperkuat chemistry lagi. Kalau untuk sistem, semua sudah bagaimana arahan coach,” tambahnya.
Kekalahan dengan selisih 32 poin ini menjadi bahan evaluasi serius bagi Kesatria Bengawan Solo. Perbaikan komunikasi, koordinasi pertahanan, serta efektivitas serangan harus segera dilakukan agar tim bisa kembali ke jalur kemenangan.
Dengan jadwal kompetisi yang masih panjang, kesempatan untuk bangkit tetap terbuka. Namun, peningkatan performa secara menyeluruh menjadi kunci agar Kesatria tidak terus kehilangan momentum di laga-laga krusial berikutnya.(KS01)