olahraga

IBL Tune Up Games 2025: Kesatria Bengawan Solo Butuh Adaptasi, Kalah Tipis dari Satya Wacana Salatiga

KS1
Minggu, 7 Desember 2025 | 15:00 WIB
IBL Tune Up Games 2025: Kesatria Bengawan Solo Butuh Adaptasi, Kalah Tipis dari Satya Wacana Salatiga. (KlikSoloNews/dok IBL)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM — Kesatria Bengawan Solo masih terlihat belum menemukan ritme terbaik mereka dalam sistem permainan baru. Hal itu tampak saat menghadapi Satya Wacana Salatiga pada IBL Tune Up Games 2025, Sabtu sore (6/12/2025) di Sritex Arena, Solo.

Dalam pertandingan yang berlangsung ketat tersebut, Kesatria harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 50-51.

Meski sempat memimpin pertandingan selama lebih dari 23 menit, performa Kesatria justru goyah di momen-momen krusial. Salah satu faktor paling mencolok adalah buruknya akurasi tembakan.

Dari total 63 percobaan, Kesatria hanya melesakkan 17 tembakan (27%). Rinciannya 10/29 dari tembakan dua angka, 7/34 dari tembakan tiga angka.

Dengan persentase tersebut, performa Kesatria masih jauh dari standar tim yang disebut-sebut sebagai calon penantang gelar musim ini.

Satya Wacana juga unggul dari segi rebound. Mereka mencatat 54 rebound, jauh lebih banyak dibanding 32 rebound milik Kesatria. Keunggulan rebound ini memberi Satya Wacana lebih banyak kesempatan untuk menambah poin.

Kesatria yang tampil dominan di sebagian besar laga justru gagal mengantisipasi perlawanan Satya Wacana di lima menit akhir. Kesalahan dalam eksekusi ofensif dan lemahnya komunikasi pertahanan membuat mereka kehilangan momentum.

Satya Wacana Menang Meski Turnover Tinggi

Pemain baru Kesatria, Aven Ryan Pratama, menunjukkan potensi dengan mencetak 13 poin. Rekan setimnya, Andre Rorimpandey, menambah 11 poin. Namun kontribusi keduanya belum mampu membawa Kesatria mengamankan kemenangan.

Di kubu Satya Wacana, Rendy Wijaya tampil mencolok dengan 13 poin, menjadi motor serangan tim.

Satya Wacana sebenarnya tidak tampil sempurna. Mereka mencatat 22 turnovers, yang diubah Kesatria menjadi 24 poin. Fakta ini menunjukkan bahwa Satya Wacana masih memiliki pekerjaan rumah besar dalam menjaga penguasaan bola.

Meski demikian, pertahanan solid Satya Wacana—terutama di lima menit terakhir—berhasil menahan berbagai upaya Kesatria untuk membalikkan keadaan. Rendahnya jumlah attempt mereka (hanya 54 percobaan) juga dipengaruhi banyaknya turnovers.(KS01)

Tags

Terkini