olahraga

Sragen Dominasi Arena Para Angkat Berat Kejurprov NPCI Jateng 2025, Margono Ungkap Konsistensi Latihan Jadi Kunci Sukses

KS1
Kamis, 23 Oktober 2025 | 11:00 WIB
Sragen Dominasi Arena Para Angkat Berat Kejurprov NPCI Jateng 2025, Margono Ungkap Konsistensi Latihan Jadi Kunci Sukses (Kliksolonews/dok)








SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM — Cabang olahraga Para Angkat Berat Kejurprov NPCI Jawa Tengah 2025 yang digelar di Hotel Candi Indah, Semarang, Rabu (22/10/2025), menjadi ajang unjuk kekuatan bagi para lifter terbaik dari berbagai daerah. Hingga babak akhir pertandingan, Kontingen Sragen tampil dominan dan memimpin klasemen sementara dengan dua medali emas, menegaskan reputasinya sebagai salah satu daerah dengan tradisi kuat di cabang olahraga ini.


Salah satu lifter andalan Sragen, Margono (kelas 65 kg), mengungkapkan bahwa rahasia di balik performa stabil para atlet Sragen terletak pada kedisiplinan dan konsistensi latihan jangka panjang.


“Kami konsisten latihan, selalu rajin. Itu kuncinya untuk latihan jangka panjang dan menjaga performa,” ujar Margono seusai pertandingan.


Sragen menurunkan empat atlet di Kejurprov kali ini: Rony Heru Saputra (kelas 54 kg), Margono (65 kg), Diah (86 kg), dan Aji Priambodo (97 kg). Dikenal sebagai “gudang lifter berprestasi”, banyak atlet Sragen yang telah menembus level nasional bahkan internasional.


“Mas Aji Priambodo itu dulu sering ikut latihan di Pelatnas. Saya dan Mbak Sri Yanit juga pernah nebeng latihan di sana, jadi kami tahu pola dan atmosfer kompetisi. Sekarang kami sudah punya tempat latihan sendiri di Sragen,” jelas Margono.


Meski tidak turun dengan kekuatan penuh karena beberapa atlet tengah mengikuti try out di Mesir, Sragen tetap menargetkan hasil terbaik dan menatap Peparprov Jawa Tengah 2026 dengan optimisme tinggi.


“Insyaallah kami tetap optimistis. Di Peparprov 2026 nanti kami akan tampil dengan formasi lengkap,” tegasnya.


Margono sendiri merupakan lifter berpengalaman dengan catatan impresif di kancah internasional — ia pernah membukukan angkatan 170 kilogram di ajang Ability Thailand 2023. Kini, ia turut berperan dalam proses regenerasi atlet Sragen, dengan membawa dua lifter muda termasuk Diah sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan.


“Dari Sragen ada dua atlet pemula yang kami bawa. Ini bagian dari regenerasi agar Sragen tetap punya lifter tangguh di masa depan,” pungkasnya.


Ajang Para Angkat Berat Kejurprov NPCI Jateng 2025 tidak hanya menjadi wadah persaingan prestasi, tetapi juga momentum penting dalam pembinaan atlet difabel Jawa Tengah menuju Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) 2026. (KS1)













Tags

Terkini