olahraga

Ketua Umum NPCI Jateng Apresiasi Penyelenggaraan Kejurprov 2025, Tegaskan Evaluasi Menuju Peparprov 2026

KS1
Kamis, 23 Oktober 2025 | 07:00 WIB
Ketua Umum National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jawa Tengah, Osrita Muslim (Kliksolonews/dok)

SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM – Ketua Umum National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jawa Tengah, Osrita Muslim, memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat atlet, panitia, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) NPCI Jateng 2025 di Kota Semarang.

Memasuki hari terakhir pelaksanaan, Osrita menilai jalannya Kejurprov berlangsung lancar meski sempat terkendala faktor cuaca yang memengaruhi jadwal cabang olahraga atletik.

“Waktu awal-awal kita memetakan Kejurprov di Kota Semarang ini memang cukup menantang, terutama dalam hal koordinasi. Tapi setelah melihat pembukaan yang meriah dan semangat para atlet, semua rasa lelah terbayar. Harapannya, pelaksanaan di hari-hari berikutnya bisa semakin baik,” ujar Osrita di Semarang, Rabu (22/10/2025).

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar cabang olahraga berjalan sesuai rencana, sementara panitia juga sigap menyesuaikan jadwal akibat hujan deras yang sempat mengguyur.

“Khusus atletik memang sempat tertunda karena hujan, padahal nomor lombanya paling banyak. Tapi cabang lain berjalan lancar, dan panitia juga sudah mulai mencairkan honor petugas — ini kabar baik bagi semua yang telah bekerja keras,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Osrita juga menyoroti sejumlah hal yang akan menjadi bahan evaluasi menuju Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) 2026 mendatang.

“Ada beberapa catatan penting, seperti jadwal antar zona di Boccia yang masih terlalu rapat, pencahayaan di tenis meja yang perlu ditingkatkan, serta akses toilet yang harus lebih ramah bagi atlet. Hal-hal kecil seperti ini penting untuk kenyamanan dan kelancaran event ke depan,” jelasnya.

Osrita juga menyampaikan rasa bangganya terhadap munculnya banyak atlet muda baru yang menunjukkan performa menjanjikan di ajang ini.

“Saya senang sekali melihat semangat para atlet muda. Ini bukti bahwa regenerasi atlet di Jawa Tengah berjalan baik. Setelah sukses mempertahankan gelar juara umum di Peparnas kemarin, kini kita sedang membangun budaya juara agar prestasi itu terus berlanjut,” ungkapnya.

Menutup pernyataannya, Osrita memberikan pesan inspiratif bagi seluruh atlet agar terus berjuang dengan semangat dan kerendahan hati.

“Kalau kalah, jangan patah semangat — anggap kemenangan hanya tertunda. Tapi kalau menang, jangan jumawa, karena kemenangan adalah awal dari perjuangan menuju prestasi yang lebih tinggi, dari lokal hingga internasional,” pesannya. (KS1)

Tags

Terkini