olahraga

Tiga Pesilat Jawa Tengah Lolos Ujian Pertama di PON Bela Diri 2025 Kudus

KS1
Sabtu, 18 Oktober 2025 | 10:00 WIB
Tiga Pesilat Jawa Tengah Lolos Ujian Pertama di PON Bela Diri 2025 Kudus (kliksolonews/dok)

KUDUS, KLIKSOLONEWS.COM — Tiga pesilat Jawa Tengah sukses melewati ujian pertama dalam cabang olahraga pencak silat Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025, yang digelar di Djarum Arena Kaliputu, Kudus, Jumat (17/10/2025). Kemenangan ini menjadi langkah awal penting bagi kontingen Jateng untuk menjaga peluang meraih medali di ajang bergengsi tersebut.

Turun di kelas B putra, Rizki Meiko tampil impresif dengan mengalahkan Tanggu Anugerah dari Bangka Belitung dengan skor telak 31–1. Di kelas G putra, Ainu Lensa Salam juga menunjukkan performa solid saat menumbangkan pesilat Bali, Kadek Richo, dengan skor 44–37.

Sementara itu, dari kelas B putri, Azka Shahia Althafaliha memastikan kemenangan atas Nurul Faizah Prasong asal Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan skor 44–25.

Secara keseluruhan, Jawa Tengah menurunkan 10 pesilat terbaik, terdiri dari sembilan atlet tanding dan satu nomor seni, pada ajang PON Bela Diri 2025 ini.

Pelatih pencak silat Jawa Tengah, Slamet Haryo Mulyanto, mengapresiasi hasil positif tersebut. Ia menyebut kemenangan tiga pesilat menjadi modal berharga untuk menghadapi babak berikutnya.

“Kemenangan ini langkah awal yang bagus. Namun, semua atlet harus tetap fokus menghadapi lawan di babak selanjutnya,” ujarnya usai pertandingan.

Terkait penampilan Azka Shahia yang masih muda dan baru pertama kali turun di level senior, Slamet menilai performanya sudah cukup baik meski sempat gugup di awal laga.

“Azka masih sangat muda. Seharusnya dia lebih tenang dan tidak terburu-buru agar hasilnya lebih maksimal. Untungnya dia bisa menemukan ritme bertanding dan mendulang poin lewat strategi bantingan,” jelas pelatih yang akrab disapa Yoyok itu.

Menurut Yoyok, Azka memiliki potensi besar untuk berkembang jika mampu menjaga ketenangan dan membangun strategi dengan lebih matang.

“Azka masih dalam masa transisi menuju level dewasa. PON ini sangat bagus untuk menambah jam terbang. Di kelas B putri, persaingan sangat ketat, termasuk di Jawa Tengah sendiri,” imbuhnya.

Sementara itu, Azka Shahia mengakui dirinya sempat tegang karena baru pertama kali tampil di event senior.

“Awalnya tegang karena belum terbiasa di level dewasa. Jadi sempat terburu-buru ingin mencetak poin, dan lawan bisa mencuri angka. Tapi nanti pasti ada evaluasi supaya lebih baik dan bisa tampil tenang di laga berikutnya,” tutur pesilat asal Klaten tersebut.

Dengan hasil ini, kontingen Jawa Tengah membuka peluang besar untuk melangkah ke babak selanjutnya dan menjaga asa meraih medali emas di cabang pencak silat PON Bela Diri 2025. (KS1)

Tags

Terkini