olahraga

Jelang Persebaya vs PSIM Jogja, Van Gastel Tak Gentar Hadapi Atmosfer Gelora Bung Tomo

KS1
Senin, 4 Agustus 2025 | 08:30 WIB
Jelang Persebaya vs PSIM Jogja, Van Gastel Tak Gentar Hadapi Atmosfer Gelora Bung Tomo. (KlikSoloNews/dok PSIM)

YOGYAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – PSIM Yogyakarta terus menggeber persiapan jelang debutnya di BRI Super League 2025/26.

Setelah merampungkan laga uji coba sekaligus peluncuran tim kontra PSIS Semarang awal pekan ini, Laskar Mataram kembali menjajal kekuatan dalam laga tertutup melawan klub kasta kedua, Barito Putera.

Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Jumat 1 Agustus 2025 sore, PSIM harus mengakui keunggulan Barito Putera dengan skor tipis 0-1. Hasil ini menjadi catatan penting menjelang laga perdana kompetisi resmi yang akan dimulai sepekan ke depan.

Pelatih kepala PSIM, Jean-Paul Van Gastel, menjelaskan hasil bukan fokus utama dalam laga uji coba kali ini. Tujuan utama adalah memberikan waktu bermain yang merata kepada seluruh pemain.

"Pemain yang sebelumnya belum dapat jatah bermain, kami prioritaskan hari ini. Ini untuk menyamakan menit bermain agar kondisi semua pemain merata," ujar pelatih asal Belanda tersebut.

Menurut mantan manajer NAC Breda itu, pemerataan menit bermain penting untuk membangun kesiapan fisik, mental, dan taktik seluruh pemain dalam menyambut tantangan kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia.

Laga Perdana Kontra Persebaya

Laskar Mataram dijadwalkan menjalani laga perdana BRI Super League 2025/26 menghadapi tuan rumah Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat 8 Agustus 2025.

“Tentu saja, saya berharap kami menang. Tapi ini laga yang berat untuk kami, terutama sebagai pertandingan pertama,” kata Van Gastel.

Ia mengaku tak sabar menghadapi atmosfer pertandingan resmi, meski menyadari PSIM bukanlah tim unggulan di laga pembuka. Tantangan melawan tim besar seperti Persebaya akan menjadi ujian awal sesungguhnya bagi skuad biru dari Yogyakarta.

Van Gastel juga menekankan bahwa tidak ada istilah tim utama atau cadangan dalam masa persiapan ini. Sama seperti saat menghadapi PSIS, seluruh pemain diberi kesempatan tampil untuk menunjukkan kualitas terbaik mereka.

“Saya tidak akan mengatakan pemain yang tampil lawan Barito adalah pemain pengganti. Semuanya dipantau. Semua punya peluang yang sama,” tegasnya.

Dengan waktu persiapan yang makin mepet, PSIM diprediksi akan terus melakukan pembenahan dalam beberapa sesi latihan terakhir.

Kombinasi antara pemain muda dan senior akan menjadi kekuatan utama tim promosi ini saat mengarungi ketatnya persaingan BRI Super League.(ks01)

Tags

Terkini