olahraga

Viral Dua Gol Bunuh Diri PSIS Semarang Lawan Bali United, Begini Penjelasan M Ridwan

KS1
Kamis, 8 Mei 2025 | 12:00 WIB
Viral Dua Gol Bunuh Diri PSIS Semarang Lawan Bali United, Begini Penjelasan M Ridwan. (KlikSoloNews/dok PSIS)

SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM - Viral dua gol bunuh diri PSIS Semarang lawan Bali United, begini penjelasan M Ridwan.

Dua gol bunuh diri pemain PSIS Semarang saat lawan Bali United viral di media sosial dan menjadi perbincangan hangat di lini massa. Pecinta sepak bola Tanah Air menduga, dua gol tersebut disengaja.

Kekalahan PSIS Semarang dari Bali United dengan skor telak 4-0 pada pekan ke-31 BRI Liga 1 2024/25 tak hanya memperburuk posisi Mahesa Jenar di klasemen bawah, tapi juga memunculkan polemik usai terciptanya dua gol bunuh diri oleh pemain PSIS dalam laga tersebut.

Bertanding di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Kamis 1 Mei 2025, gol pertama tuan rumah lahir dari kesalahan bek PSIS, Joao Ferrari, pada menit ke-22. Niat untuk menyapu bola justru berujung petaka ketika si kulit bundar masuk ke gawang sendiri.

Kesialan berlanjut di babak kedua, tepatnya pada menit ke-51. Ridho Syuhada, yang berusaha menghalau umpan silang lawan, malah membuat bola bersarang ke gawang Adi Satryo, memperlebar keunggulan Bali United.

Dua gol bunuh diri ini memicu spekulasi liar di media sosial, namun caretaker PSIS, Muhammad Ridwan, menepis anggapan bahwa ada unsur kesengajaan. Ia membela kedua pemainnya dan menyebut kesalahan itu murni karena situasi di lapangan.

"Saya pun pernah melakukan gol bunuh diri. Kalau kita lihat, dua pemain yang melakukannya adalah pemain yang secara agama sangat kuat. Jadi saya tidak pernah berpikiran negatif tentang mereka," ujar M Ridwan usai sesi latihan tim di Lapangan Wisesa, baru-baru ini.

Menurutnya, momen itu hanyalah bagian dari ketidakberuntungan yang bisa terjadi pada siapa pun. "Mereka hanya kurang beruntung saja, berada di waktu dan tempat yang kurang pas," tambahnya.

Ridwan menegaskan bahwa tim kini sepenuhnya mengalihkan fokus untuk laga berikutnya melawan PSS Sleman, yang dianggap sangat krusial untuk menjaga peluang bertahan di Liga 1.

"Semua pertandingan sekarang seperti final. Kami harus menang, bukan sekadar meraih poin. Kami mempersiapkan tim secara spesial dan semua pemain fokus menghadapi PSS," tegasnya. (KS01)

Tags

Terkini