SUKOHARJO, KLIKSOLONEWS.COM – Berhasil meraih 30 medali, Padepokan Silat Satria Naga Boyolali berhasil juara umum Kejuaraan Pencak Silat Perisai Diri Dandim Cup 2023.
Padepokan Silat Satria Naga Boyolali berhasil membawa pulang Piala Bergilir Kejuaraan Pencak Silat Perisai Diri Dandim Cup 2023, setelah membukukan 30 medali dengan rincian 23 emas, 5 perak, dan 2 perunggu.
Padepokan Solo Raya yang berasal dari Colomadu Karanganyar menjadi runner-up kejuaraan setelah meraih 8 emas, 8 perak dan 2 perunggu.
Peringkat ketiga ditempati Tim Teras yang mengoleksi 19 medali, rinciannya 7 emas, 6 perak dan 6 perunggu.
BACA JUGA: Suporter Tertib Tidak Hadir di Sriwedari, Kapolresta Surakarta Ucapkan Apresiasi dan Terima Kasih
Ketua Pelaksana Kejuaraan Pencak Silat Perisai Diri Dandim Cup 2023, Agung Huma Santoso mengatakan, kejuaraan ini dilaksanakan dalam dua hari, Sabtu dan Minggu (29-30 Juli 2023), Gedung PKP Serbaguna, Ngabeyan, Kartasura, Sukoharjo.
"Padepokan Silat Satria Naga Boyolali meraih juara umum dan membawa pulang Piala Bergilir Dandim setelah total perolehan medali dari usia dini, pra-remaja, remaja dan dewasa,” jelas Agung dalam keterangan tertulis yang diterima KlikSoloNews, Minggu 30 Juli 2023, malam.
-
Agung Huma menambahkan, ketiga peraih gelar juara ini menyingkirkan 10 kontingan lainnya dari perolehan medali. Selanjutnya juara umum juga merebut 4 pesilat terbaik.
"Pesilat usia dini, remaja, dewasa dan solo kreatif," imbuhnya.
KLIK JUGA: Siapa Julian Garcia Schwarzer, Kiper Arema FC yang Gagalkan Lusinan Serangan Persis Solo, Ini Biodata dan Profil Lengkapnya
Pembina Perisai Diri Sukoharjo, KRT Djuyamto menyampaikan kesuksesan dan kelancaran pertandingan yang direncanakan rutin digelar tiap tahun.
"Tidak hanya berlatih saja, namun harus ada implementasinya yakni dengan bertanding. Dengan penyelenggaran ini sebagai wadah bibit pesilat sejak usia dini untuk berprestasi ke depannya," jelas KRT Djuyamto.
Lebih lanjut, ia mengatakan dari janji Perisai Diri sejak awal tentang mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Barulah janji berikutnya memupuk kasih sayang kepada manusia dan perguruan. (KS01)