BANGKOK, KLIKSOLONEWS.COM – Timnas Futsal Indonesia memastikan diri melangkah ke partai puncak ASEAN Futsal Championship 2026 setelah menunjukkan performa impresif sepanjang turnamen.
Keberhasilan Timnas Futsal Indonesia menjadi bukti nyata perkembangan pesat skuad Garuda di bawah arahan Hector Souto.
Dengan persiapan yang terbilang singkat, hanya lima hari, Indonesia mampu membalikkan keraguan menjadi kekuatan. Identitas tim dan semangat juang tinggi menjadi faktor utama yang mengantarkan Garuda hingga ke final.
Di partai puncak nanti, Indonesia akan menghadapi tuan rumah sekaligus favorit juara, Timnas Futsal Thailand. Laga final dijadwalkan berlangsung di Nonthaburi Hall pada Minggu, 12 April 2026.
Hector Souto secara terbuka mengakui kekuatan Thailand yang diperkuat enam pemain berpengalaman level dunia. Salah satu yang paling diwaspadai adalah Muhammad Osamanmusa yang memiliki pengalaman bermain di liga Spanyol.
“Thailand adalah favorit, mereka bermain di kandang dan punya pemain yang sudah lama bersama. Tapi kami datang untuk memainkan permainan kami,” ujar Souto.
Kekuatan Indonesia: Mental dan Keterbukaan
Meski menghadapi lawan tangguh, Indonesia memiliki pendekatan berbeda. Souto menegaskan tidak ada sekat dalam tim, semua pemain memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi.
“Tidak ada Indonesia A atau B. Ini adalah Indonesia,” tegasnya.
Keterbukaan ini menjadi kekuatan tersendiri, ditambah dengan pengalaman pemain yang ditempa di Profesional Futsal League yang kompetitif.
Langkah Indonesia ke final dipastikan setelah menumbangkan Timnas Futsal Vietnam dengan skor tipis 3-2 di semifinal. Kemenangan tersebut menunjukkan kedisiplinan dalam bertahan serta efektivitas serangan balik yang menjadi ciri khas permainan Garuda.
Strategi Indonesia di final nanti akan fokus pada pertahanan solid dan transisi cepat untuk meredam agresivitas Thailand, termasuk mengantisipasi skema power play yang kerap menjadi senjata utama lawan.
Laga final ini bukan sekadar perebutan gelar, tetapi juga momentum penting bagi Indonesia untuk membuktikan diri sebagai kekuatan baru futsal Asia Tenggara.
Jika mampu meraih kemenangan, Indonesia tidak hanya membawa pulang trofi juara, tetapi juga menegaskan evolusi signifikan futsal nasional di bawah kepemimpinan Hector Souto.(KS01)