Jumat, 12 Juni 2026

Preview PSIM Jogja vs PSBS Biak: Laskar Mataram Waspadai Energi Baru Tim Tamu

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Jumat, 27 Februari 2026 | 10:30 WIB
Preview PSIM Jogja vs PSBS Biak: Laskar Mataram Waspadai Energi Baru Tim Tamu. (KlikSoloNews/dok PSIM)
Preview PSIM Jogja vs PSBS Biak: Laskar Mataram Waspadai Energi Baru Tim Tamu. (KlikSoloNews/dok PSIM)

SLEMAN, KLIKSOLONEWS.COM – PSIM Jogja akan menjalani laga pekan ke-23 BRI Super League musim 2025/26 dengan menghadapi PSBS Biak. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (27/2/2026), kick off pukul 20.30 WIB.

Meski secara posisi klasemen terpaut cukup jauh, Laskar Mataram menegaskan tidak ingin meremehkan lawan yang tengah berjuang keluar dari zona bawah.

Saat ini PSIM berada di peringkat ke-8 dengan koleksi 33 poin. Jika mampu meraih kemenangan, tim kebanggaan Yogyakarta itu berpeluang naik dua tingkat sekaligus.

Tambahan tiga poin akan membawa PSIM melampaui Persita Tangerang dan Bhayangkara Presisi Lampung FC yang kini menghuni peringkat ke-6 dan ke-7 dengan raihan 35 poin dan telah memainkan laga pekan ke-23.

Momentum ini menjadi krusial bagi PSIM yang tengah berupaya kembali ke papan atas klasemen.

Di sisi lain, PSBS Biak masih berkutat di papan bawah. Saat ini mereka menempati posisi ke-15 dengan 18 poin, jumlah yang sama dengan Persijap Jepara di peringkat ke-16.

Bahkan, jarak poin dengan Semen Padang FC di posisi ke-17 hanya terpaut dua angka. Situasi tersebut membuat setiap pertandingan menjadi sangat menentukan bagi PSBS untuk menjauh dari ancaman degradasi.

Jadwal Padat Jadi Tantangan

Pelatih kepala PSIM, Jean Paul Van Gastel, mengakui persiapan timnya cukup singkat. Hal ini karena PSIM baru saja menjalani laga pekan ke-22 melawan Bali United pada Senin (23/2).

“Persiapannya singkat karena kami hanya punya satu hari untuk pemulihan akibat jadwal yang padat. Setelah laga ini, masih ada pertandingan lain, jadi ini menjadi pekan yang berat,” ujar Van Gastel.

Tak hanya faktor kebugaran, PSIM juga tengah dalam tren kurang positif. Dalam lima laga terakhir, mereka belum meraih kemenangan dengan catatan tiga hasil imbang dan dua kekalahan.

Van Gastel menilai pergantian pelatih kepala di kubu PSBS bisa menjadi faktor pembeda. Biasanya, kehadiran pelatih baru membawa motivasi tambahan bagi para pemain.

“Saat ada pelatih baru, selalu muncul energi baru. Para pemain merasa mendapat kesempatan baru. Meski begitu, gaya bermain mereka tidak banyak berubah,” jelasnya.

Ia juga menegaskan posisi PSBS di papan bawah akan membuat mereka tampil habis-habisan.

“Bagi mereka, setiap pertandingan sekarang sangat penting untuk menjauh dari zona degradasi. Itu pasti membuat mereka berjuang lebih keras,” tegas pelatih asal Belanda tersebut.

Laga ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama membutuhkan poin penuh, baik untuk memperbaiki posisi di klasemen maupun menjaga asa di sisa kompetisi.(ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X