Jumat, 12 Juni 2026

Teodora Audi Optimistis Raih Prestasi di ASEAN Para Games 2025, Kembali ke Thailand dengan Semangat Baru

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Selasa, 20 Januari 2026 | 11:05 WIB
Atlet panahan National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Theodora Audi berpose saat sesi latihan untuk ASEAN Para Games 2025 di Nakhon Rachatsima, Thailand, Minggu (18/1/2026). Audi mengenal olahraga panahan sejak melakukan terapi untuk memperkuat tangan setelah mengalami kecelakaan pada 2017. NPC Indonesia/Agoes Rudianto
Atlet panahan National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Theodora Audi berpose saat sesi latihan untuk ASEAN Para Games 2025 di Nakhon Rachatsima, Thailand, Minggu (18/1/2026). Audi mengenal olahraga panahan sejak melakukan terapi untuk memperkuat tangan setelah mengalami kecelakaan pada 2017. NPC Indonesia/Agoes Rudianto

NAKHON RATCHASIMA, KLIKSOLONEWS.COM – Atlet para panahan Indonesia, Teodora Audi Ayudya Ferelly Esant, siap mengulang sejarah manisnya di Thailand dengan target prestasi di ajang ASEAN Para Games 2025. Penampilan perdana Teodora di level internasional dua tahun lalu di Bangkok masih menjadi kenangan yang memacu semangatnya.


Pada ajang Asian Para Archery Championship 2023, Teodora Audi sukses meraih medali emas nomor women single compound sekaligus memastikan tiket ke Paralimpiade Paris 2024. Kini, kembali ke Thailand, Teodora berharap bisa melanjutkan prestasinya dan memberikan kebanggaan bagi kontingen Indonesia.


"Ini pertama kali saya mengikuti ASEAN Para Games," ujar Teodora, Minggu (18/1/2026).


Menurutnya, tantangan kali ini berbeda dari pengalaman sebelumnya. Venue para panahan di Nakhon Ratchasima memiliki karakteristik yang berbeda, berupa permukaan berpasir yang kering dan berdebu, sehingga adaptasi menjadi kunci.


Teodora juga sudah memetakan kekuatan para pesaing, khususnya nomor women compound. Meski begitu, ia menegaskan musuh terbesarnya tetap dirinya sendiri. "Ya ada lawan tangguh dari Singapura, tapi yang utama adalah mengalahkan diri sendiri," katanya.


Perjalanan Teodora menuju olahraga para panahan tidak mudah. Sebuah kecelakaan di usia 17 tahun menyebabkan kelumpuhan pada anggota gerak bagian bawah, sehingga panahan awalnya menjadi bagian dari terapi dan penguatan tangan. Kesuksesannya kini menjadi bukti semangat juang yang tinggi.


"Saya bersyukur bisa sampai ke tahap ini. Medali itu hanya satu, tapi dukungan dari banyak orang di belakang saya sangat berarti," ungkapnya.


Sementara itu, pelatih tim para panahan Indonesia, Rameez Ali Surya Negara, memastikan persiapan atlet sudah berjalan optimal. Kontingen panahan Indonesia berjumlah 10 atlet, terdiri dari enam recurve dan empat compound. Target sementara adalah dua emas, dua perak, dan tiga perunggu, meski tim optimistis bisa melebihi ekspektasi.


"Format pertandingan di ASEAN Para Games sedikit berbeda, tapi kami siap menyesuaikan. Untuk Teodora Audi, targetnya dua medali perak di single women compound dan mixed compound," jelas Rameez.


Dengan pengalaman internasional dan persiapan matang, Teodora Audi berharap bisa menambah prestasi dan mengharumkan nama Indonesia di kancah ASEAN Para Games 2025. (KS2)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X